Pelaksanaan Tes SKB CPNS

Pelaksanaan Tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) masih sama sistemnya dengan pelaksanaan tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) yaitu dengan sistem CAT. Yang membedakan hanyalah lokasi tes dan jumlah peserta yang lebih sedikit karena sudah tereliminasi pada tes SKD.

Pelaksanaan Tes SKB waktu itu dilaksanakan di gedung TMMK BKD Provinsi Jawa Tengah (Komplek BPSDMD Provinsi Jawa Tengah). Aku dapet jadwal tanggal 10 Desember 2018 pukul 11.30. Aku cek kalender tanggal itu jatuh hari senin, jadi aku harus mikir lagi gimana biar bisa izin gak masuk kantor sama Bos. Gak mungkin aku izin dengan alasan sakit lagi, takutnya nanti kejadian sakit beneran kan repot wkwk. Aku nemu ide tuh, aku ijin gak masuk 4 hari sebelumnya dengan alasan kakaku mau lamaran di Bekasi dan ternyata sesuai dengan ekspektasi, hasilnya diizinin dong aku gak masuk kerja.

Setelah dapet izin dari bos aku cuma mengisi blangko surat izin yang disediakan HRD dan meminta tandantanganya. Aku merasa lega bisa selancar ini urusanku untuk izin gak masuk kerja. Hari demi hari terlewati, aku bekerja seperti biasanya sampe hari H pelaksanaan tes tiba.

Karena jadwal tesnya siang, jadi aku berangkat dari rumah pagi harinya sekitar jam 5 pagi supaya bisa istirahat dulu sebelum tes. Aku berangkat ke Semarang bareng Cemong lagi dan sampe di Semarang sekitar jam setengah 9. Karena aku belum tau arah jalan ke lokasi tes maka aku tanya ke temenku via WA (WhatsApp).

Pas aku cek WA dia udah WA aku duluan
"Km udah di Semarang?" begitu isi pesannya
Aku kemudian bales "Udah ini, lagi cari lokasi. Di sebelah mana si? Coba share lokasi ujiane"
Temenku pun kirimin lokasi ujiannya dan aku ngikutin petunjuk yang ada pada peta hingga sampai di tempat.

Nah, karena waktu masih menunjukan jam setengah 9an dan masih agak lama tesnya, jadi aku sama cemong duduk-duduk di sekitar lokasi tes sambil ngemil snack yang dibeli di mini market. Dalam sehari terdapat empat sesi tes. Sesi tes paling awal dimulai jam 7.30, sesi kedua jam 9.30, sesi ketiga jam 11.30 dan sesi terakhir jam 13.30. Aku terjadwal di sesi ketiga, saat sampe di lokasi sesi kedua baru mulai tesnya.

Sembari menunggu aku sempatkan untuk belajar materi-materi yang mungkin keluar saat tes. Aku belajar materi yang berkaitan dengan formasi yang aku lamar yaitu pengelola data. Aku mengira-ira yang mungkin keluar pada formasi pengelola data yaitu Excel, SQL dan peraturan ITE. Semua materi ini aku pelajari dari Youtube. Belajar dengan melihat video menurutku cukup efektif, layaknya belajar tatap muka karena informasi yang kita dapatkan berbentuk gambar dan suara yang mudah dipahami.

Berikut ini beberapa video di Youtube sebagai referensiku belajar waktu itu.

SKB Pengelola Data



Penerapan query SELECT Oracle Database pada tabel Part 1 

(tentunya ku pelajari sampai beberapa part)



14 Rumus Excel Yang Paling Sering Digunakan

Gak terasa waktu udah jam 10 lewat dan temenku pun sampai di lokasi tes bareng temennya. Sesi ketiga akhirnya dipanggil untuk melakukan registrasi dan bersiap-siap melaksanakan tes. Aku sama temenku pun beranjak ke tempat registrasi dan menunggu beberapa saat sebelum masuk ke ruang pelaksanaan tes. Aku dan temenku sama-sama di ruang A tetapi tempat duduk kami tepisah cukup jauh.

Tes dimulai dengan menginput data diri pada sistem CAT untuk mulai mengerjakan tes. Setelah selesai menginput data diri semua peserta dipersilahkan mengerjakan soal-soal setelah ada intsruksi mulai. Waktu pengerjaan soal selama 60 menit dan terdiri dari 100 soal.

Aku kerjakan semua soal dengan hati-hati sambil melihat waktu yang berjalan mundur di pojok layar motnitor. Setiap soal yang dirasa susah dan membutuhkan waktu lama untuk penyelesaiannya selalu aku lewati. Waktu habis dan sitem akan otomatis akan mengahiri sendiri menyimpan seluruh jawaban yang udah dipilih oleh peserta baik yang sudah selesai atau belum. Semua soal pada tes SKB berhasil ku jawab dan aku mendapatkan skor 335/500 (67/100). Skor SKB-ku lebih besar dari Skor SKD-ku yang cuma 308.

Temenku waktu itu skor SKB-nya gak sampe 300 dan dia udah pasrah bisa lolos atau nggak. Sementara aku pun begitu, mengingat skor SKD-ku yang kecil dan gak tau juga sainganku di tes SKB ini dapet skor berapa. Di tes SKB ini gak ada passing grade yang harus dilalui, kita hanya dituntut untuk dapet nilai yang sebesar-besarnya. Karena untuk penentuannya nilai SKD dan SKB masing-masing dibobot 40:60 yang akan menghasilkan nilai akhir untuk penentuan diterima tidaknya sebagai CPNS.

Selesai tes aku dan temaku berpisah, aku dan Cemong melanjutkan perjalanan. Hari masih siang dan Cemong juga gak mau buru-buru pulang. Sebelum pulang kita mampir ke Masjid Agung Jawa Tengah sebentar. Kami merasa lapar dan putuskan untuk cari tempat makan di sepanjang jalan sebelum pulang. Aku dan Cemong makan di Rumah Makan Padang di dekat BPSDMD Prov. Jawa Tengah. Kami sampai di rumah sekitar jam 8an malam.

Waktu udah malam aku siap-siap untuk tidur dan pas ngecek HP ada notif di DM Instagram dari seorang cewek yang gak ku kenal namanya Lidya.

Pesannya begini "Mas daftar di DPMPTSP Pemprov Jateng ya?"
Karena aku gak tau itu siapa, jadi aku tanya "siapa ya?"
"Bener ya? Lihat di daftar peserta aja si tadi" balasnya.
"Mba daftar DPMPTSP juga?" tanyaku balik.
"Enggak, adek saya hahahaa" jawabnya.

Chat-nya berlanjut dan dia ngasih tau aku katanya aku tuh  diantara kelima orang yang daftar di DPMPTSP paling tinggi nilai SKB-nya dan nilai adeknya yang tertinggi kedua. Sesaat itu aku kepo dong dan nanyain yang lainnya dapet berapa aja. Maklum, setelah tes aku langsung meninggalkan tempat jadi gak sempet lihat hasil tes sainganku yang lain. Setelah coba diitung-itung sesuai dengan ketentuan dari BKN kemungkinan yang diterima aku sama adeknya. Tapi kebahagiaanku itu aku tahan sampe bener-bener keluar pengumuman resminya. 

Sekitar satu minggu kemudian pengumuman nilai SKB di-posting di situs web BKD Jateng. Aku cek daftar nilai sainganku dan ternyata sesuai dengan apa yang dikatakan Mba Lidya. Ini sebenernya hanya pengumuman nilai SKB saja belum pengumuman diterima tidaknya sebagai CPNS. Karena aku udah yakin banget bakal lolos dan diterima sebagi CPNS aku beranikan untuk resign dari pekerjaanku saat itu.

Saat jam pulang kantor aku ketemu sama mister-nya, namanya Mr. In. Dia itu atasanku di PT Sung Chang Indonesia di Purbalingga. Aku menyampaikan apa tujuanku saat itu. Aku berencana mengundurkan diri dari pekerjaanku. 

Seketika dia tanya balik ke aku dengan logat Korea yang masih kental "Apakah ada masalah dengan pekerjaannya, Apakah ada masalah dengan saya, dengan temen-temen yang lain atau dengan manajer yang lain?" 
Saya jawab "Tidak mister, tidak ada masalah sedikitpun, ini semua atas keputusan saya sendiri"
"Lalu alasan mengundurkan diri?" tanyanya.
"Saya sedang mendaftar CPNS mister" Jawabku.
Sejenak terdiam lalu dia tanya lagi "CPNS itu apa?"
"CPNS itu Calon Pegawai Negeri Sipil" jelasku.
"Tapi kan baru calon, bagaimana kalo nanti gak diterima ya?" Tanyanya lagi.
"Daripada nantinya saya terlalu sering izin, lebih baik saya mengundurkan diri saja dan itu sudah menjadi resiko saya mister " dengan nada memohon.
"Mister In gak bisa halangi kamu untuk dapat kerjaan lain, semoga kamu bisa diterima dan sewaktu-waktu bisa ketemu di kantor pemerintah, silahkan buat form pengunduran diri ke HRD" ucapnya.
"Terima kasih Mister In" hanya itu yang bisa aku ucapkan sambil beranjak dari tempat duduk.
"Tunggu, per kapan rencananya kamu berhenti kerja di sini?" dengan mengangkat tangannya.
"Rencananya sampai akhir tahun ini bagaimana mister?" aku balik bertanya.
"Ya saya acc, sampai tutup buku ya. Jadi lebih mudah" Beliau menimpali.

Karena sudah sore dan HRD sudah tidak ada satu pun di kantor, jadinya aku buat form surat pengunduran diri keesokan harinya. Surat sudah dibuat dan sudah ditandatangani oleh HRD tinggal menunggu persetujuan Mister In. Saat surat diajukan beliau cuma bicara "Taruh disini dulu, nanti Mr. In tandatangani setelah kembali dari Korea". Kebetulan saat itu dia sudah berencana cuti selama seminggu untuk pulang ke Korea. Setelah pulang dari Korea barulah form pengunduran diriku itu ditandatangani. 29 Desember 2018 adalah hari terakhirku bekerja di perusahaan itu.

Senin, tanggal 31 Desember 2018 pengumuman resmi penerimaan CPNS oleh BKD Provinsi Jawa Tengah keluar. Aku segera mengecek hasilnya dan sesuai dengan perkiraanku aku dinyatakan diterima sebagai CPNS dan menempati posisi pertama hasil integrasi nilai SKD dan SKB. Ini sebagai hadiah di akhir tahun yang sangat mengesankan. Berikut ini hasil akhir dari nilai SKD dan SKB yang aku peroleh.

 

Setelah tau  lolos penerimaan CPNS selanjutnya aku fokus dengan berkas-berkas yang disyaratkan untuk penerbitan SK CPNS. Mulai dari Ijazah dari SD--Kuliah, SKCK, Tes Kesehatan dan sebagainya. Untuk kelanjutannya terkait Pemberkasan CPNS ditunggu ya... 😃

Pelaksanaan Tes SKB CPNS Pelaksanaan Tes SKB CPNS Reviewed by Dwi Yuli Wibowo on February 15, 2021 Rating: 5

2 comments:

Pembaca yang baik tinggalkan komentar yang baik

Powered by Blogger.